Selasa, 15 Desember 2015

Pengalaman yang Tidak Akan Dilupakan

Tepat pada tahun ini tepatnya bulan oktober di kampus saya Universitas Gunadarma sedang membuka open recruitment Asisten Laboratorium Manajemen Dasar. Saya memang menyukai matematika lebih tepatnya sih suka hitung hitungan. Sejak semester 2 saya dan temen saya bernama Hilma sangat tertarik untuk bisa bergabung menjadi salah satu asisten lab MADAS. Dan ketika kami sudah memasuki semester 3, akhirnya ada yang namanya open recruitment Lab MADAS. Tanpa berfikir panjang akhirnya kami langsung melihat persyaratan dan langsung mempersiapkan apa yang harus dipersiapkan.

Tidak begitu lama kami menunggu, akhirnya test pertama yaitu test tertulis kami jalani dengan penuh semangat. Semua test aslab madas ini diakan di kampus H di depok, karena kami berasal dari kampus kalimalang alias kampus J jadi kami ke sana menggunakan kereta. Dan untungnya test nya adalah hari minggu jadi kereta tidak sepenuh hari kerja. Setelah selesai mengerjakan 50 soal banyak nya yang terdiri dari materi Matematika Ekonomi 1, Matematika Ekonomi 2, Bahasa Inggris, Ms. Word dan Ms. Excel,  akhirnya kami di bolehkan pulang dan  melihat pengumuman lolos tahap tertulis di twitter. Sebelum pulang, kami memutuskan itu makan terlebih dahulu dan setelah itu kami langsung pulang dengan menggunakan twitter.

Beberapa hari kemudian ternyata pengumuman lolos di twitter sudah ada. Dan yeaaaay alhamdulillah kami di terima. Test kedua diadakan seminggu kemudian. Dan test kali ini adalah test tutorial dan test wawancara. Tugas nya adalah membuat modul sendiri dengan judul yang sudah di tentukan oleh kakak aslabnya dan saya kebagian materi fungsi linier2. Hari minggu telah tiba itu tandanya kami harus mentutorialkan modul yang telah kami buat. Rasa gugup, tegang, gemes, deg deg kan, semua rasa campur aduk menjadi satu. Dan yeaaay kami lolos dari tahap tutorial ke tahap selanjutnya yaitu tahap wawancara. Banyak pertanyaan yang dipertanyaan di ruang itu. Tidak bisa di jelaskan perasaan kami saat itu yang pasti campur aduk menjadi satu. Usai sudah test wawancaranya, kami memutuskan untuk pulang dan seperti biasa pengumuman selanjutnya di twitter.

Tak lama kemudian kami mengecek lagi di twitter dan uyeeeeay kami lolos ke tahap wawancara staff dan tes keahlian. Pada test ini kami bisa memilih hari selasa, jumat atau sabtu. Dan karna kami beda kelas dan pasti jadwalnya berbeda akhirnya pada test ini kami tidak bersama sama. Saya melilih hari selasa dan hilma memilih hari jumat. Saya berangkat sendiri dengan menggunakan kereta pastinya, desek desekan sendiri di dalam kereta, nunggu kereta sendiri dan itu rasanya perjuangan banget. Sesampai disana tidak banyak peserta yang memilih hari itu, jadi saya tidak terlalu lama di panggil untuk test wawancara staff. Wawancara staff kali ini berbeda karena yang mewawancarai adalah dosen gunadarma sendiri. Hampir sejam saya menunggu sendirian, pengumuman test wawancara staff tiba daaan saya tidak lolos. Ketika nama saya tidak di sebutkan oleh kakak aslab itu rasanya subhanallah sakit banget. Perasaan sedih, galau, gagal, malu bercampur aduk. Sangat besar harapan saya bisa menjadi salah satu aslab madas.  Sesaimpai di kereta karena memang sudah tidak bisa menahan lagi, akhirnya saya menundukan kepala dan menangis. Entah apa yang ada dipikiran orang lain saat itu, saya tidak peduli. Sesampainya di rumah, saya bisa sedikit melupakan kejadian tadi.

Begini lah suka duka saya mengikuti open recruitment aslab MADAS. Dan sampai pada waktu saya harus praktikum statistika di lab madas, dan itu rasanya berat sekali, harus ketemu kakak kakak aslab yang waktu itu mengawas, mewawancarai saya. Ingin sekali meneteskan air mata kembali tapi saya malu karna memang kejadian open recruitment ini sudah cukup lama. Dan sampai detik ini pun saya juga masih suka sedih kalau mengingat kejadian tersebut. Dan cukup sekian pengalaman yang dapat saya bagikan. Jangan pernah takut untuk memulai hal baru guys ^-^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar