Tepat pada tahun ini tepatnya bulan oktober
di kampus saya Universitas Gunadarma sedang membuka open recruitment Asisten
Laboratorium Manajemen Dasar. Saya memang menyukai matematika lebih tepatnya
sih suka hitung hitungan. Sejak semester 2 saya dan temen saya bernama Hilma
sangat tertarik untuk bisa bergabung menjadi salah satu asisten lab MADAS. Dan
ketika kami sudah memasuki semester 3, akhirnya ada yang namanya open
recruitment Lab MADAS. Tanpa berfikir panjang akhirnya kami langsung melihat
persyaratan dan langsung mempersiapkan apa yang harus dipersiapkan.
Tidak begitu lama kami menunggu, akhirnya
test pertama yaitu test tertulis kami jalani dengan penuh semangat. Semua test
aslab madas ini diakan di kampus H di depok, karena kami berasal dari kampus
kalimalang alias kampus J jadi kami ke sana menggunakan kereta. Dan untungnya
test nya adalah hari minggu jadi kereta tidak sepenuh hari kerja. Setelah
selesai mengerjakan 50 soal banyak nya yang terdiri dari materi Matematika
Ekonomi 1, Matematika Ekonomi 2, Bahasa Inggris, Ms. Word dan Ms. Excel, akhirnya kami di bolehkan pulang dan melihat pengumuman lolos tahap tertulis di
twitter. Sebelum pulang, kami memutuskan itu makan terlebih dahulu dan setelah
itu kami langsung pulang dengan menggunakan twitter.
Beberapa hari kemudian ternyata pengumuman
lolos di twitter sudah ada. Dan yeaaaay alhamdulillah kami di terima. Test
kedua diadakan seminggu kemudian. Dan test kali ini adalah test tutorial dan
test wawancara. Tugas nya adalah membuat modul sendiri dengan judul yang sudah
di tentukan oleh kakak aslabnya dan saya kebagian materi fungsi linier2. Hari minggu telah tiba itu tandanya kami harus
mentutorialkan modul yang telah kami buat. Rasa gugup, tegang, gemes, deg deg
kan, semua rasa campur aduk menjadi satu. Dan yeaaay kami lolos dari tahap
tutorial ke tahap selanjutnya yaitu tahap wawancara. Banyak pertanyaan yang
dipertanyaan di ruang itu. Tidak bisa di jelaskan perasaan kami saat itu yang pasti
campur aduk menjadi satu. Usai sudah test wawancaranya, kami memutuskan untuk
pulang dan seperti biasa pengumuman selanjutnya di twitter.
Tak lama kemudian kami mengecek lagi di
twitter dan uyeeeeay kami lolos ke tahap wawancara staff dan tes keahlian. Pada
test ini kami bisa memilih hari selasa, jumat atau sabtu. Dan karna kami beda
kelas dan pasti jadwalnya berbeda akhirnya pada test ini kami tidak bersama
sama. Saya melilih hari selasa dan hilma memilih hari jumat. Saya berangkat
sendiri dengan menggunakan kereta pastinya, desek desekan sendiri di dalam
kereta, nunggu kereta sendiri dan itu rasanya perjuangan banget. Sesampai
disana tidak banyak peserta yang memilih hari itu, jadi saya tidak terlalu lama
di panggil untuk test wawancara staff. Wawancara staff kali ini berbeda karena
yang mewawancarai adalah dosen gunadarma sendiri. Hampir sejam saya menunggu
sendirian, pengumuman test wawancara staff tiba daaan saya tidak lolos. Ketika
nama saya tidak di sebutkan oleh kakak aslab itu rasanya subhanallah sakit
banget. Perasaan sedih, galau, gagal, malu bercampur aduk. Sangat besar harapan
saya bisa menjadi salah satu aslab madas.
Sesaimpai di kereta karena memang sudah tidak bisa menahan lagi,
akhirnya saya menundukan kepala dan menangis. Entah apa yang ada dipikiran
orang lain saat itu, saya tidak peduli. Sesampainya di rumah, saya bisa sedikit
melupakan kejadian tadi.
Begini lah suka duka saya mengikuti open
recruitment aslab MADAS. Dan sampai pada waktu saya harus praktikum statistika
di lab madas, dan itu rasanya berat sekali, harus ketemu kakak kakak aslab yang
waktu itu mengawas, mewawancarai saya. Ingin sekali meneteskan air mata kembali
tapi saya malu karna memang kejadian open recruitment ini sudah cukup lama. Dan
sampai detik ini pun saya juga masih suka sedih kalau mengingat kejadian
tersebut. Dan cukup sekian pengalaman yang dapat saya bagikan. Jangan pernah
takut untuk memulai hal baru guys ^-^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar